SOROTI PERAN MESIR DALAM SEJARAH PENGAKUAN KEMERDEKAAN RI, DUBES SAMBUT SIMPOSIUM PPI DUNIA KE-18





GenerasiHMMSU.com, Kairo — Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso, menyebut Kairo sebagai salah satu titik penting dalam sejarah diplomasi Indonesia. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Simposium Internasional PPI Dunia ke-18 yang digelar di Al-Azhar Conference Center, Sabtu (19/9).


Dalam sambutannya, Kuncoro mengingatkan kembali peran Mesir dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, khususnya sebagai salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Republik Indonesia.


“Mesir adalah salah satu negara yang mengulurkan tangan, yang pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia. Dan tentunya ini menjadi cikal bakal kita semuanya semakin berkembang, diakui oleh dunia,” ujar Kuncoro.


Menurut Kuncoro, sejarah tersebut tidak terlepas dari peran para pemuda Indonesia yang berada di Mesir. Para pelajar dan mahasiswa pada masa itu turut memperjuangkan pengakuan terhadap kedaulatan Indonesia dengan mengandalkan keyakinan dan persaudaraan.


“Singkat cerita, dari Kairo ini anak-anak muda kita zaman dahulu, para pelajar kita, para mahasiswa, turut memperjuangkan kedaulatan yang telah kita beli sekarang ini hanya dengan modal keyakinan dan persaudaraan,” katanya.


Semangat perjuangan tersebut, lanjut Kuncoro, menjadi warisan dari para pendahulu yang kembali dihadirkan melalui pelaksanaan Simposium PPI Dunia di Kairo. Menurutnya, pemilihan Kairo sebagai tuan rumah tidak sekadar didasarkan pada lokasi, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan sejarah perjuangan diplomasi Indonesia.


“Kenapa saya kutip itu? Karena berangkat dari cerita ini, berangkat dari semangat yang telah dimiliki oleh para pendahulu, para pemuda zaman itu, ini menjadi penggal sejarah yang sekarang ini berputar lagi. Simposium PPI Dunia di Kairo ini bukan hanya sekadar lokasi,” ujar Kuncoro.


Simposium Internasional PPI Dunia ke-18 turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat dari berbagai institusi. Di antaranya Rektor Universitas Al-Azhar, Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kebudayaan Islam, perwakilan Akademi Riset Islam Al-Azhar, penasihat Grand Syekh Al-Azhar bidang pelajar asing, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo, serta Koordinator PPI Dunia.


Reporter: Rizki Ardiansyah

Editor: Putri Zulkarnaen

 

Komentar

Postingan Populer