Wujudkan Visi "Masisir Meroket", HMMSU Sukses Gelar Education Festival 2026

 Oleh: Putri Zulkarnaen Harahap



GenerasiHMMSU.com, Kairo — Himpunan Mahasiswa dan Masyarakat Sumatera Utara (HMMSU) menggelar Education Festival (EduFest) 2026 di Idaroh Wafidin, Rabu (6/8). Kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis bagi mahasiswa Indonesia di Mesir untuk memperluas wawasan akademik, memetakan karier, serta mempersiapkan studi lanjut.

Mengusung semangat pengembangan kapasitas akademik, EduFest 2026 menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman, di antaranya Prof. Dr. Nahla Shabry, Dr. H. Maratua Simanjuntak, Prof. Abdul Muta'ali, Dr. Khalaf Al-Deeb, Dr. Husam Syakir, dan Indra Gunawan, M.A.

Atikbud KBRI Kairo Paparkan Roadmap "Masisir Meroket"
Dalam sesi pemaparannya, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atikbud) KBRI Kairo, Prof. Abdul Muta'ali, membagikan peta jalan sekaligus langkah-langkah konkret yang perlu dipersiapkan mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat global dan mewujudkan visi "Masisir Meroket".

Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah pentingnya konversi nilai setelah menyelesaikan studi. Beliau mengimbau para lulusan agar segera  konversi nilai 
"Kalau Anda lulus, segera lakukan konversi nilai, karena sekarang sudah dipermudah dan bisa dilakukan online" tegasnya. 

Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk mulai merancang studi lanjut (S2) sejak dini, baik melalui program beasiswa dalam negeri maupun luar negeri. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa komposisi peluang beasiswa saat ini berada pada kisaran 60 persen untuk dalam negeri dan 40 persen untuk luar negeri, sehingga mahasiswa perlu menyusun strategi akademik sejak awal.

Prof. Abdul Muta'ali juga menekankan pentingnya menjaga prestasi akademik sejak semester pertama. Mahasiswa diimbau untuk membangun kebiasaan belajar yang disiplin dengan menargetkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sekitar 3,7 sebagai bekal menghadapi persaingan akademik di masa mendatang.

Di samping prestasi akademik, beliau mengajak mahasiswa untuk mulai membangun tradisi menulis karya ilmiah. Menurutnya, kemampuan menulis menjadi salah satu ciri penting seorang akademisi. "Imam Syafi'i dikenal karena menulis. Jadi, masisir juga harus banyak menulis atau mulai menyiapkan paper," tegasnya.

Beliau juga mendorong mahasiswa untuk mulai mengenal dan menargetkan publikasi pada jurnal bereputasi internasional, termasuk jurnal yang terindeks Scopus.

Tak kalah penting, Prof. Abdul Muta'ali menyoroti pentingnya penguasaan bahasa Inggris sebagai bekal untuk memperoleh beasiswa dan melanjutkan studi di berbagai universitas kelas dunia.
"Masisir juga harus mahir berbahasa Inggris, karena bahasa Inggris merupakan bahasa global saat ini," ungkapnya.

Selain menyampaikan berbagai strategi pengembangan akademik, Prof. Abdul Muta'ali juga mengungkapkan komitmennya untuk terus mengupayakan berbagai fasilitas penunjang bagi mahasiswa Indonesia di Mesir, termasuk pengajuan anggaran pembangunan gedung asrama mahasiswa.

Harapan Pimpinan HMMSU
Menanggapi terselenggaranya Education Festival 2026, Sultan HMMSU, Farhan Rifa'i Siregar, berharap kegiatan ini menjadi langkah awal lahirnya generasi masisir yang semakin unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.
"Kami berharap Education Festival 2026 tidak berhenti sebagai sebuah kegiatan seremonial, melainkan menjadi titik awal lahirnya lebih banyak masisir yang berani bermimpi besar, terus meningkatkan kualitas diri, dan mempersiapkan masa depan sejak dini. Semoga setiap ilmu yang diperoleh hari ini menjadi langkah awal menuju terwujudnya masisir yang unggul dan meroket," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Afiq selaku Wakil Sultan HMMSU juga berharap semangat yang dibangun melalui EduFest dapat diwujudkan dalam langkah nyata oleh seluruh peserta.
"Harapan kami, semangat yang lahir dari Education Festival tidak berhenti ketika acara usai. Justru setelah kegiatan ini, setiap peserta mulai menerjemahkan ilmu yang diperoleh menjadi langkah nyata, baik dalam meningkatkan prestasi akademik, mempersiapkan studi lanjut, maupun membangun kompetensi yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan di masa depan," ungkapnya.

Melalui Education Festival 2026, HMMSU berharap semangat belajar, budaya akademik, dan tekad untuk terus mengembangkan diri semakin tumbuh di kalangan masisir, sehingga mampu melahirkan generasi yang unggul, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Komentar

Postingan Populer